Pengalaman Berwisata ke Gunung Bromo

Latar belakang Gunung Batok yang eksotis

Kali ini saya akan sharing tentang pengalaman saya berwisata ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pasti sobat berpikir wah banyak duit nih? Hehe ngga juga karena wisata kali ini saya nebeng di mobil sewaan kakak saya bersama istrinya yang sudah termasuk dalam paket wisata bromo 2 hari 1 malam dengan biaya 1,5 juta rupiah per orang. Di perjalanan kali ini saya beruntung karena saya diperbolehkan secara cuma-cuma untuk ikut di Jeep yang termasuk dalam paket wisata Bromo kakak saya.

Perjalanan dimulai dari kota kesayangan Jakarta. Jadwal keberangkatan pesawat menuju Surabaya pukul 05.45 sehingga saya harus berangkat dari rumah saya di Kebayoran Lama pukul 03.00 dengan menggunakan sepeda motor. Kenapa saya pakai sepeda motor? Alasannya karena pagi-pagi pastinya sulit untuk dapat transportasi umum. Selain itu, biaya untuk parkir inap sepeda motor di bandara Soekarno Hatta hanya Rp 5.000 per hari. Hehe ngirit 🙂

Setibanya di Bandara Juanda Surabaya saya langsung naik mobil menuju Bromo. Setelah 4 jam waktu perjalanan akhirnya saya sampai di Bromo. Kemudian waktu dilanjutkan dengan istirahat di penginapan untuk siap menghadapi tour wisata Gunung Bromo pada pukul 03.00 keesokan harinya.

Menikmati pemandangan dari tempat saya menginap

Waktunya tiba, pagi-pagi dengan udara sangat dingin kami bersemangat menuju mobil jeep yang telah siap mengantar. Dengan gaya berkendara ala pembalap rally akhirnya kami sampai di Pananjakan 2 yang merupakan spot terbaik untuk melihat sunrise dengan pemandangan berupa lautan pasir Gunung Bromo dan Gunung Batok yang sangat eksotis.

Lokasi di Pananjakan yang tetap ramai oleh wisatawan asing & domestik walau bukan di tanggal merah

Pukul 06.00 kami kembali ke mobil jeep yang siap mengantar menuju spot utama yaitu kawah gunung Bromo. Mobil jeep kami berhenti untuk parkir karena perjalanan selanjutnya harus dilanjutkan dengan berjalan kaki atau naik kuda. Kami memilih berjalan kaki agar lebih menikmati dengan berfoto-foto untuk mengabadikan pemandangan yang sangat indah. Lagi pula jarak menuju ke kawah lumayan dekat yaitu sekitar 2,5 km.

Mobil-mobil jeep lagi parkir

Dari kawah kami menuju spot berikutnya yaitu pasir berbisik yang menurut saya kurang menarik karena hanya berupa padang pasir saja. Dari situ waktu sudah menunjukkan pukul 08.30 yang artinya kami harus kembali ke penginapan karena waktu tour kami hanya dibatasi sampai pukul 09.00. Oleh sebab itu, kami tidak sempat mengunjungi bukit teletubbies. Tidak apa-apa karena saya sudah searching di internet sepertinya bukit teletubbies biasa-biasa saja.

Akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju Surabaya untuk pulang. Sangat senang kami bisa berkunjung ke Bromo merupakan destinasi wisata kelas dunia. Silahkan bagi sobat yang ingin tanya-tanya agar berkomentar di bawah ini 🙂

1 thought on “Pengalaman Berwisata ke Gunung Bromo”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *